
MINAHASA – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Minahasa menggelar rangkaian kegiatan bakti sosial dan penyerahan tali asih sebagai wujud nyata kepedulian kepada masyarakat, purnawirawan Polri, serta personel yang sedang sakit, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.20 Wita tersebut dipimpin langsung Kapolres Minahasa, AKBP Steven J. R. Simbar, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Minahasa, Ny. Angel Steven Simbar, Wakapolres Minahasa Kompol Jhonny Rumate, S.Sos., M.A.P., Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Minahasa Ny. Debby Jhonny Rumate, para pejabat utama, pengurus Bhayangkari, serta personel Polres Minahasa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Panti Asuhan Mamre Kiniar di Kelurahan Kiniar, Kecamatan Tondano Timur. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres bersama rombongan menyerahkan bantuan sosial kepada pengurus dan anak-anak panti asuhan sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap kebutuhan sosial masyarakat.
Dalam sambutannya, AKBP Steven Simbar menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan merupakan bagian dari semangat pengabdian Polri kepada masyarakat sekaligus ungkapan rasa syukur dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
“Atas perkenanan Tuhan, kita semua dapat hadir di tempat ini untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial dalam rangka HUT Polri ke-80 Tahun 2026. Kiranya bantuan yang diberikan dapat membantu kebutuhan sehari-hari dan bermanfaat bagi anak-anak panti serta masyarakat sekitar,” ujar Kapolres.
Kehadiran jajaran Polres Minahasa mendapat sambutan hangat dari pihak panti asuhan. Kepala Panti Asuhan Mamre Kiniar, Pdt. Maxi Mawuntu, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak panti.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diserahkan. Ini merupakan wujud nyata kepedulian Polres Minahasa kepada panti asuhan kami dan masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Usai dari Panti Asuhan Mamre Kiniar, rombongan melanjutkan kegiatan ke Rumah Tahfidz Raudatul Quran di Kelurahan Wawalintouan. Di lokasi tersebut, Kapolres bersama jajaran kembali menyerahkan bantuan sosial kepada para pengurus dan santri sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi muda.
Kapolres berharap bantuan yang diberikan dapat membantu kebutuhan operasional rumah tahfidz sekaligus menunjang proses pendidikan Al-Qur’an yang dijalankan para santri.
Sementara itu, Pembina dan Pendiri Rumah Tahfidz Raudatul Quran, Aipda Ibrahim Hamid, menyampaikan rasa syukur dan penghargaan atas perhatian yang diberikan Polres Minahasa.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Kehadiran Polres Minahasa menjadi penyemangat bagi para santri dalam menempuh pendidikan Al-Qur’an,” tuturnya.
Tidak hanya menyasar masyarakat dan lembaga sosial keagamaan, kepedulian Polres Minahasa juga diwujudkan melalui penyerahan bantuan sosial kepada Klinik Pratama Polres Minahasa. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres kepada Brigadir Fendy Rumetor sebagai perwakilan staf klinik guna mendukung pelayanan kesehatan yang ada di lingkungan Polres.
Selanjutnya, Kapolres bersama rombongan bergerak menuju Perum Kulo, Desa Kembuan, Kecamatan Tondano Utara, untuk menyerahkan tali asih kepada AKP (Purn) Abdul Rahman. Kegiatan tersebut menjadi simbol penghormatan dan apresiasi institusi Polri terhadap para purnawirawan yang telah mendedikasikan diri dan mengabdi selama bertahun-tahun demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Kapolres Minahasa beserta jajaran mengunjungi Asrama Polisi di Kelurahan Wewelen, Kecamatan Tondano Barat, guna menyerahkan tali asih kepada Aipda Nofry Lakidong yang sedang menjalani masa pemulihan karena sakit.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian, dukungan moral, serta penguatan semangat kekeluargaan di lingkungan Polri, sekaligus menunjukkan bahwa institusi tidak hanya hadir dalam tugas pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga senantiasa memberikan perhatian kepada anggotanya.
Melalui rangkaian bakti sosial dan penyerahan tali asih ini, Polres Minahasa kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui aksi-aksi kemanusiaan yang bermanfaat. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya dimaknai sebagai momentum peringatan institusi, tetapi juga sebagai penguatan nilai pengabdian, kepedulian sosial, serta solidaritas yang menjadi fondasi utama dalam membangun Polri yang semakin dekat dengan masyarakat.
(T.M)


