
MINAHASA – Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada capaian fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus berakar kuat pada nilai iman, persaudaraan, serta ketahanan sosial masyarakat.
Komitmen tersebut tercermin dalam kehadiran Bupati Minahasa pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-36 GMIM Alfa Omega Rinegetan yang dirangkaikan dengan Ibadah Syukur dan Pentahbisan Pastori 3, di Gedung Gereja GMIM Alfa Omega Rinegetan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Ibadah syukur yang dimulai pukul 10.00 WITA itu berlangsung dalam suasana penuh khidmat, sukacita, dan kebersamaan. Perayaan tersebut menjadi penanda perjalanan pelayanan GMIM Alfa Omega Rinegetan yang terus bertumbuh, sekaligus ruang penguatan iman bagi jemaat dalam menjalankan panggilan gereja di tengah dinamika kehidupan masyarakat.
Kehadiran Bupati Minahasa DR. Robby Dondokambey SSi MAP (RD), bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa memperlihatkan arah kepemimpinan daerah yang menempatkan kehidupan keagamaan sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun masyarakat yang rukun, tangguh, dan berdaya saing.

Bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa, gereja bukan hanya ruang peribadatan, melainkan mitra strategis dalam merawat nilai kemanusiaan, memperkuat solidaritas sosial, membangun karakter generasi, serta menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat.
Momentum HUT ke-36 GMIM Alfa Omega Rinegetan dan Pentahbisan Pastori 3 juga menjadi simbol penguatan pelayanan jemaat. Pastori yang ditahbiskan tidak semata menjadi bangunan pelayanan, tetapi menjadi penanda hadirnya ruang penggembalaan yang semakin kokoh bagi pertumbuhan iman, penguatan keluarga, serta pelayanan sosial kemasyarakatan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Minahasa didampingi Asisten II, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Pelaksana Tugas Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan yang juga menjabat Kepala Bagian Umum, serta Pelaksana Tugas Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik yang juga menjabat Kepala Bagian Hukum.

Turut hadir jajaran perangkat daerah, yakni Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Perpustakaan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.
Hadir pula para pejabat struktural Pemerintah Kabupaten Minahasa, antara lain Kepala Bagian Sumber Daya Alam, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Kepala Bagian Perbendaharaan Keuangan, Kepala Bagian Pembangunan, Kepala Bagian Perekonomian, Kepala Bagian Kerja Sama, Kepala Bagian Organisasi, serta Camat Tondano Barat.

Kehadiran jajaran pemerintah daerah dalam perayaan tersebut mempertegas bahwa pembangunan Minahasa dijalankan melalui kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, gereja, dan masyarakat ditempatkan dalam satu simpul kebersamaan untuk menjaga stabilitas sosial, memperluas kepedulian, dan menggerakkan partisipasi publik dalam agenda pembangunan.
Peringatan HUT ke-36 GMIM Alfa Omega Rinegetan menjadi titik refleksi bahwa kemajuan daerah membutuhkan kekuatan spiritual sebagai kompas moral. Dari altar pelayanan, tumbuh semangat persatuan; dari kebersamaan jemaat, lahir kepedulian sosial; dan dari sinergi pemerintah serta lembaga keagamaan, terbangun fondasi pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dengan semangat iman dan gotong royong, Pemerintah Kabupaten Minahasa terus mengonsolidasikan seluruh elemen masyarakat untuk menghadirkan pembangunan yang tidak hanya terlihat dalam infrastruktur, tetapi juga terasa dalam kualitas kehidupan, kerukunan, dan kesejahteraan rakyat.
HUT ke-36 GMIM Alfa Omega Rinegetan dan Pentahbisan Pastori 3 pun menjadi penegasan bahwa Minahasa akan terus melangkah dengan fondasi spiritual yang kuat, tata kelola pemerintahan yang kolaboratif, serta semangat kebersamaan untuk mewujudkan daerah yang maju, berdaya saing, harmonis, sejahtera, dan diberkati.
(T.M)


