
MINAHASA — Pemerintah Kabupaten Minahasa menegaskan manuver strategisnya dalam memperkuat arsitektur pembangunan olahraga melalui diplomasi kelembagaan di tingkat nasional.
Dipimpin langsung Wakil Bupati Vanda Sarundajang, kunjungan kerja ke Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia di Senayan menjadi langkah taktis untuk mengunci dukungan pusat terhadap percepatan renovasi Stadion Maesa Tondano sebagai simpul infrastruktur olahraga daerah.

Didampingi Agustivo Tumundo dan Rouldy Mewoh, proposal strategis diajukan dalam forum koordinasi tingkat tinggi yang diterima jajaran Kemenpora.
Wabup menegaskan bahwa revitalisasi stadion bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan instrumen transformasi untuk mencetak atlet unggul dan memperkuat budaya olahraga masyarakat.

Stadion yang diresmikan oleh Tri Sutrisno itu dinilai telah memasuki fase kritis dan membutuhkan intervensi nasional. Dengan pengalaman legislatif yang kuat, Wabup memastikan kesiapan administratif dan teknis sebagai wujud keseriusan daerah.
Langkah ini menegaskan posisi Minahasa sebagai aktor progresif dalam orkestrasi sinergi pusat-daerah, sekaligus memperkuat kepemimpinan Wabup dalam mengakselerasi kebijakan strategis berbasis pembangunan sumber daya manusia dan prestasi olahraga berkelanjutan.
(T.M)


