
MINAHASA – Pemerintah Kabupaten Minahasa menegaskan diri sebagai episentrum penggerak implementasi kebijakan nasional melalui momentum Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) Ke-XXX Tahun 2026. Di bawah komando Sekretaris Daerah, Dr. Lynda Watania, MM, MSi, arah pembangunan ditegaskan secara presisi—mengunci sinkronisasi pusat dan daerah sebagai “urat nadi” keberhasilan pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, peringatan ini diproyeksikan sebagai panggung konsolidasi strategis, melampaui seremoni menuju orkestrasi kebijakan yang terintegrasi. Sekda menegaskan enam langkah prioritas, dengan aksentuasi pada kemandirian fiskal daerah dan integrasi perencanaan-anggaran sebagai fondasi tata kelola yang kuat, adaptif, dan akuntabel.
Penegasan tersebut sekaligus menjadi jawaban atas tekanan global—dari ketahanan pangan dan energi hingga reformasi birokrasi—yang bermuara pada satu agenda besar: keadilan sosial yang merata di seluruh Indonesia.
Sebagai simbol penguatan struktur birokrasi, Pemkab Minahasa menyerahkan SK kenaikan pangkat ASN, mempertegas afirmasi negara atas dedikasi aparatur. Sekda juga menekankan disiplin sebagai pilar integritas, menandai komitmen membangun birokrasi berwibawa dan berstandar tinggi.
Momentum Otda ini menjadi titik akselerasi: di bawah kendali administratif Sekda Lynda Watania, Minahasa diposisikan semakin kokoh sebagai garda depan transformasi pemerintahan—menuju daerah yang mandiri, terintegrasi, dan berdaya saing dalam bingkai Indonesia maju dan berkeadilan.
(T.M)


