Bangun Peradaban dari Lengan Kecil: Minahasa Jahit Masa Depan Lewat Imunisasi

Berita Minahasa

MediaTelusur.com

TONDANO — Dari ruang-ruang pendidikan yang menjadi kawah peradaban, Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali menyalakan obor perjuangan preventif dengan mencanangkan Program BIAS 2025. Dipimpin oleh Ketua TP-PKK Minahasa, Ny. Martina Watok Dondokambey-Lengkong, SE. Selasa (5/8/2025).

Kegiatan ini tak sekadar menjadi rutinitas imunisasi, melainkan deklarasi kolektif untuk melindungi masa depan dari ancaman yang tak kasatmata.

Imunisasi bagi anak sekolah diibaratkan jarum kecil yang menjahit perisai besar bagi generasi penerus, membentengi mereka dari penyakit yang bisa memangkas hidup sebelum tumbuh.

“Kita tidak hanya menyuntikkan vaksin, tapi menyuntikkan harapan,” tegas Ny. Martina.

Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., menegaskan bahwa BIAS merupakan bagian dari cetak biru pembangunan manusia yang menjadikan kesehatan bukan sekadar layanan, tetapi fondasi peradaban.

Anak-anak bukan hanya populasi, tapi naskah masa depan yang harus dijaga dari kelalaian hari ini.

BIAS 2025 menyerukan kolaborasi lintas ruang dan lintas peran—antara tenaga medis, pendidik, orang tua, dan pemerintah—dalam simfoni perlindungan terhadap anak.

Lebih dari sekadar program kesehatan, BIAS menjelma menjadi gerakan sosial, moral, dan patriotik, yang menyadarkan: menjaga anak dari penyakit adalah bentuk keberanian dalam menghadapi masa depan.

Dengan semangat menyala dan komitmen menyatu, Minahasa tak hanya menggerakkan jarum suntik, tapi juga menggerakkan jarum sejarah—menjahit generasi dengan benang vaksinasi dan harapan yang tak lekang oleh waktu.

(T.M)