MediaTelusur.com
MINAHASA — Dalam denyut peringatan Hari Jadi Minahasa ke-597, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang (Vasung) menegaskan arah baru pemerintahan yang berpijak pada nurani rakyat, lewat pelaksanaan bakti sosial Pemerintah Kabupaten Minahasa di GMIM Sion Sentrum Sendangan Kawangkoan, Selasa (11/11/2025).

Kegiatan yang diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan, dan penyaluran bantuan sosial ini menjadi simbol konkret kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, bukan sekadar seremonial, tetapi wujud kepemimpinan yang menyapa, mendengar, dan melayani.
Didampingi jajaran birokrasi lintas perangkat daerah, Vasung menegaskan bahwa pelayanan publik tidak boleh berhenti hanya karena keterbatasan anggaran.
“Keterbatasan bukan alasan untuk abai. Pemerintah harus tetap hadir menjawab kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.
Sekitar 100 warga penerima manfaat menerima bantuan sosial yang disalurkan secara tepat sasaran, menggambarkan komitmen pemerintahan yang akuntabel dan berkeadilan sosial.

Dalam pesan reflektifnya, Vasung menyerukan pentingnya pola hidup sehat, ketertiban sosial, dan kedamaian antarwarga, mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpecah oleh persoalan kecil yang bisa mengoyak harmoni bersama.
Ia juga mengumumkan rencana revitalisasi Kantor Camat Kawangkoan Lama menjadi pusat kegiatan masyarakat, sebagai bagian dari penataan ruang publik yang inklusif dan berorientasi pelayanan.
Sejalan dengan arahan Bupati Robby Dondokambey, Vasung menegaskan bahwa pembangunan Minahasa bukan hanya fisik, tetapi juga sosial dan moral — membangun sinergi, memperkuat kepercayaan rakyat, dan menjaga stabilitas daerah.
“Bupati dan saya berkomitmen membangun Minahasa melalui program nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Yang terpenting, semangat pengabdian tak akan pernah berkurang,” tandasnya.
Penyerahan kursi roda dan paket pangan menutup kegiatan penuh makna ini, menghadirkan suasana haru, syukur, dan kebersamaan yang memperlihatkan denyut pemerintahan yang hidup dalam pelukan rakyatnya.
Dengan langkah yang mantap, Vasung menegaskan identitas kepemimpinan yang visioner, humanis, dan berakar pada semangat “Minahasa Hebat, Maju, dan Rukun.”
(T.M)

