
MINAHASA — Komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam memperkuat fondasi sumber daya manusia kembali ditegaskan melalui pengawasan langsung pelaksanaan Ujian Sumatif Akhir Jenjang (USAJ) tingkat sekolah dasar.
Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, secara resmi membuka naskah USAJ di SD Katolik Sta Marietha Tataaran 2, Selasa (5/5/2026), menandai keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan proses evaluasi pendidikan berjalan transparan, tertib, dan berkualitas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan perangkat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Artur Palilingan, Kepala Dinas Dukcapil Meidy Rengkuan, Kepala Dinas Tenaga Kerja Joris Tumilantow, Kepala Dinas Perpustakaan Ria Suwarno, serta Camat Tondano Selatan Vivi Sumampouw.
Dalam keterangannya, Wabup menyampaikan bahwa pelaksanaan USAJ bagi siswa kelas VI saat ini telah memasuki hari kedua dan dijadwalkan berlangsung sepanjang pekan ini.
Ia menekankan bahwa momentum ini bukan sekadar evaluasi akademik, melainkan bagian dari strategi besar pembangunan manusia di daerah.
“Kita berharap anak-anak di Kabupaten Minahasa dapat tumbuh menjadi generasi unggul yang mampu menjawab tantangan masa depan, sekaligus menjadi pilar utama pembangunan daerah,” ujar Sarundajang dengan nada optimistis.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Pendidikan terus mengakselerasi peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh.

Langkah tersebut mencakup penguatan kualitas guru dan tenaga kependidikan, serta pembenahan sarana dan prasarana pendidikan sebagai bagian dari agenda prioritas daerah.
Di tengah tantangan keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi, Wabup memastikan bahwa pemerintah tetap menjalankan strategi berbasis skala prioritas untuk menjamin keberlanjutan peningkatan kualitas pendidikan.
“Kita menyadari adanya keterbatasan, namun pemerintah tetap fokus pada sektor-sektor strategis. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak boleh dikompromikan,” tegasnya.
Menurutnya, pembenahan berkelanjutan tersebut diarahkan untuk menciptakan generasi emas Minahasa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdaya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional.

Sementara itu, Kepala SD Katolik Sta Marietha Tataaran 2, Douna Aguw, mengungkapkan bahwa jumlah peserta USAJ tahun ini sebanyak 25 siswa, terdiri dari 14 laki-laki dan 11 perempuan.
Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan kondusif, mencerminkan kesiapan sekolah dalam menyelenggarakan proses evaluasi akhir jenjang secara profesional dan akuntabel.
Dengan pengawalan langsung dari pimpinan daerah, pelaksanaan USAJ di Minahasa tidak hanya menjadi agenda rutin pendidikan, tetapi juga simbol komitmen kuat pemerintah dalam membangun peradaban daerah berbasis kualitas sumber daya manusia.
(T.M)


