MediaTelusur.com
MINAHASA — Dalam lanskap peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Minahasa mengeksekusi prosesi sakral Upacara Taptu dan Pawai Obor yang berlangsung khidmat di depan Kantor DPRD Minahasa, Kelurahan Sasaran, Kecamatan Tondano Utara, Sabtu (16/8/2025).
Ritual kebangsaan yang sarat makna historis ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Minahasa, Drs. Robby Longkutoy, MM, selaku Inspektur Upacara. AKP Robby Wongkar bertindak sebagai Komandan Upacara, sementara Ipda Billy Grehem mengemban peran Perwira Upacara.
Sebanyak 130 peserta yang terdiri atas siswa SD, SMP, serta Pramuka turut menggelorakan semangat patriotisme melalui pawai obor yang membelah malam Tondano dengan cahaya persatuan.
Dalam amanatnya, Ketua DPRD Minahasa menegaskan urgensi momentum Taptu sebagai pengingat sejarah perjuangan bangsa.
“Upacara ini mengingatkan kita pada perjuangan para pahlawan hingga Indonesia bisa merdeka. Memaknai arti perjuangan itu, maka sebagai warga negara kita patut bersatu dan menolak kelompok radikal yang ingin menghancurkan NKRI,” tegas Longkutoy.
Hadir dalam barisan kehormatan, Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, SIK, Kasdim 1302/Minahasa Mayor Inf Daeng Pasaka yang mewakili Dandim 1302/Minahasa, Waka Polres Minahasa Kompol Jonny Rumate, Sekda Minahasa Dr. Lynda Deisye Watania, MM., M.Si, jajaran pejabat Pemkab, anggota DPRD, kepala SKPD, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Minahasa.
Prosesi dimulai dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara, laporan komandan upacara, pemasangan obor secara simbolis, doa bersama, hingga pelepasan pawai obor oleh Ketua DPRD.
Pawai yang mengular menyusuri jalur utama ini menjadi magnet antusiasme warga, menciptakan harmoni antara khidmat dan semangat perjuangan.
Pengamanan ketat diterapkan oleh jajaran Polres Minahasa, Kodim 1302/Minahasa, dan Dinas Perhubungan, memastikan seluruh rangkaian berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga ditutup dengan sesi foto bersama sekitar pukul 18.30 WITA.
Upacara Taptu dan Pawai Obor ini menjadi salah satu ikon rangkaian HUT ke-80 RI di Minahasa, bukan sekadar ritual seremonial, tetapi juga peneguhan identitas kebangsaan dan pemantik nasionalisme generasi muda di tengah arus globalisasi.
(T.M)