
MINAHASA – Pemerintah Kabupaten Minahasa mengawali Maret 2026 dengan manuver konsolidatif melalui Apel Kerja dan Ibadah Oikumene di Gedung Wale Ne Tou, Senin (2/3/2026), sebagai penanda reposisi moral dan administratif aparatur di bawah kepemimpinan Robby Dondokambey.

Di hadapan pimpinan perangkat daerah dan camat, Bupati Robby menegaskan bahwa awal bulan adalah momentum kalibrasi etos kerja dan pemurnian orientasi pelayanan.
Ia menggarisbawahi bahwa integritas merupakan fondasi utama tata kelola pemerintahan.

“Pelayanan publik harus berdiri di atas integritas,” tegasnya, menandai arah kepemimpinan yang berorientasi pada birokrasi bersih dan berdaya saing.
Sebagai langkah strategis, Bupati menyerahkan mandat kepada dua pejabat Plt Staf Ahli guna memperkuat orkestrasi kebijakan di sektor ekonomi, pembangunan, hukum, dan politik.

Peneguhan struktur ini menjadi simbol penguatan arsitektur pemerintahan yang adaptif, responsif, dan solid dalam mengawal agenda prioritas daerah.
Sorotan tajam juga diarahkan pada kesiapan menghadapi audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
Bupati menuntut keterbukaan total dan disiplin akuntabilitas tanpa kompromi. Integritas fiskal ditegaskan sebagai pilar kredibilitas institusi dan fondasi kepercayaan publik.
Di sektor kesehatan, kehadiran dokter muda peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) Angkatan 2026 diproyeksikan sebagai akselerator penguatan layanan primer, mencerminkan investasi strategis pada pembangunan SDM unggul.
Dimensi spiritual turut menguat melalui Misa Syukur yang dipimpin Uskup Keuskupan Manado, Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC, yang menekankan nilai kemurahan hati dan pengampunan.
Bupati menegaskan nilai tersebut harus terimplementasi nyata dalam pelayanan publik yang humanis dan berkeadilan, sekaligus menjaga harmoni sosial di tengah momentum ibadah puasa umat Muslim.
Seruan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem serta penguatan mitigasi bencana melengkapi arah kebijakan yang komprehensif dan responsif.
Apel ditutup dengan syukuran HUT ke-68 Bupati sebagai simbol kohesi dan soliditas aparatur.

Melalui konsolidasi awal Maret ini, Pemkab Minahasa menegaskan komando reformasi birokrasi: memperkuat integritas, menegakkan akuntabilitas.
Serta memastikan seluruh lini pemerintahan bergerak serempak dalam satu barisan kepemimpinan demi pelayanan prima kepada rakyat.
(T.M)


